none for nothing

Tidak sedang ingin melakukan apapun.

Sore ini, kiranya aku sedang tak berminat dengan semua aktivitas menjemukan. Sekedar beristirahat di weekend panjang dengan tanpa jadwal yang menghantui seperti hari lalu. Bekerja malam hingga pagi, kuliah pagi hingga siang, dua jam setelahnya harus melanjutkan bekerja lagi sampai malam. Dan tadi malam baru bisa beristirahat dengan menonton DVD bareng fahmi dan toni. Wall-E, film lucu itu sedikit menghiburku. Menghantarkan pagiku untuk beristirahat hingga sore ini tadi.

Apapun, rasanya aku butuh hiburan meski hanya sejenak menghabiskan waktu dengan bersantai, menikmati kopi dan tembakau seperti biasa. Dengan jari menari diatas keyboard mencoret kata demi kata di lembaran seperti biasa. Menyegarkan pikiran.

Sejenak, aku rindu aktifitas seperti ini. Seperti beberapa bulan lalu ketika aku bercengkarama dengan teman² dunia maya. Semua anggota Keluarga Kalong itu, juga sahabatku di semarang sana. Menggila bersama junker multiply ato transnetter di facebook. Tapi aku segera tersadar bahwa duniaku tak lagi sama, hanya sedikit waktu yg kupunya untuk tetap menggila bersama mereka. Aku sepenuhnya sadar, bahwa akan ada harga yang harus kubayar jika ingin mendapat penghasilan lebih untuk tetap bertahan di sini. Semua yang harus ku jalani dengan kakiku sendiri, pun terasa berat hingga aku selalu membutuhkannya. Wanita itu, gadis manisku...

Pun untuk dia, waktu bersama seringnya harus di ganti dengan jadwal kerja yang tak menentu. Janjian ketemuan, pun terasa sulit dilakukan. Ada pemberontakan, sepertinya terlalu susah menyesuaikan dan atau menyelaraskan keinginan hati dan kenyataan yg harus kuhadapi. Tapi, setidaknya aku tahu bahwa gadisku mampu mengerti semua keadaan ini. Setidaknya karna dia juga-lah aku mampu bertahan menghadapi tekanan waktu dan smua hal yang membuatnya semakin cepat berlalu.

Ah, waktu yang semakin cepat berlalu. Setidaknya tidak untuk sore ini, rasanya minggu sore yang tenang dapat kunikmati selambat mungkin. Dengan dua sahabat seperti biasa, dan kata dalam pesan² pendek dari gadisku manisku. none for nothing, just wanna be my self,,, ;D

Rosid Ridho
Rosid Ridho

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

5 comments:

  1. sabar Do..

    semua ada waktunya

    your time has come :)

    ReplyDelete
  2. belum, waktuku hanya menjemput hari yg smakin berganti kok, ko,,, :D
    setidaknya aku berusaha menjalni dengan melakukan yg terbaik,, semoga....

    ReplyDelete
  3. Do...
    jangan banyak2
    jangan sering2
    jangan terlalu

    ngabisin kopi dan tembakau
    gak baik
    :)

    ReplyDelete
  4. @ eang gung: njih eang...
    smoga bs cepet lulus..
    amien...

    @ ibnu: wew, kalo itu,,...
    susah ngejawabnya... :D

    ReplyDelete

Web blog ini menerima semua comment, critic, caci maki, umpatan, bahkan penghina`an.
Karena kebebasan berpendapat juga telah di atur dalam undang-undang.