Salah Jurusan, Pilihan atau Keyakinan?

Siapa yang suka nonton Si Doel anak sekolahan? Yup! Sinetron paling laris sejagad raya Indonesia itu selalu membawa pesan-pesan yang mendalam, bahkan mampu di ingat anak SMP seperti saya. Salah satu yang paling saya ingat adalah ketika si Doel menolak untuk bekerja diluar bidang studi yang dia tempuh. Mungkin, Rano Karno mencoba menghadirkan pemikiran untuk menempatkan orang sesuai dengan keahliannya. Right Man in the right place!

Lain lagi beberapa cerita yang di hadirkan Andy F. Noya dalam salah satu episode "Salah Jurusan, So What?" dalam acara Talk Show miliknya. Ini adalah realita, bahwa beberapa dari mereka yang terkadang salah dalam mengambil keputusan membuat langkah yang cukup berani untuk melangkah keluar dari zona nyaman dan berbuat menurut hasrat mereka.

Mungkin bisa di tarik benang merahnya, kesamaan dari dua perbandingan tersebut adalah masing-masing menekuni bidang sesuai dengan hasrat mereka. Si Doel menolak bekerja di luar bidang ilmu nya karena dia cukup idealis, bahwa Teknik Mesin adalah hasratnya. Dan beberapa tamu dari bung Noya pasti juga melakukan hal yang sama.

Sementara terkadang, beberapa dari kita, orang-orang seperti saya, tidak memiliki cukup wawasan untuk memilih. Anak muda yang tidak pernah terbiasa memandang hidupnya untuk masa depan. Hanya mengalir, seperti yang pernah saia nikmati waktu itu. Selebihnya, saya juga ngga ngerti di mana saia berdiri 5 tahun kedepan.

"Menginjak bumi dengan penuh kesuksesan" tulis saya di psikotest beberapa tahun lalu. Tapi saya juga bingung langkah-langkahnya seperti apa. Yeah, bagaimanapun kita tetap harus menikmati apa yang telah dan akan dilakukan untuk kemudian hari.

Rosid Ridho
Rosid Ridho

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

No comments:

Post a Comment

Web blog ini menerima semua comment, critic, caci maki, umpatan, bahkan penghina`an.
Karena kebebasan berpendapat juga telah di atur dalam undang-undang.