Pilihan bahasa

Benarkah menjadi cermin diri?

Ada yang aneh ketika tadi seorang teman memberi komentar soal bahasa yang aku pake di Homesite-ku. Katanya bahasa yg aku pake di sana terlalu resmi, "ngga mencerminkan character seorang rido".

Pertamanya aku cuman menanggapi enteng dengan mengatakan site di sana memang aku bikin untuk formalitas, kayak orang lagi kenalan gitulah. Tapi aku terus kepikiran soal omongannya, apa bener penggunaan bahasa bisa mencerminkan diri seseorang?

Emang sich, aku juga sempet mikir ke situ. Pemilihan bahasa yg digunakan sesorang ketika menulis tentunya dapat mencitrakan character sang penulis. Setidaknya itu yg aku temui ketika membaca tulisan teman² di blog mereka. Semisal orang yang suka guyonan tentu lebih suka menggunakan bahasa² yang lucu atau mereka yang suka sastra menggunakan bahasa lebih indah dengan memakai rima. Tapi juga ga sedikit dari mereka yg mengabaikan penggunaan bahasa, pokoknya nulis aja ga perlu mikirin pembentukan character. Disadari atau tidak, pemilihan bahasa yang digunakan penulis nantinya bisa mempengaruhi pembaca. Bener ga se?

Mungkin ada yg ga pecaya, tapi ternyata tulisan bisa nunjukin character sesorang. Ya tapi balik lagi ke prespektif pembaca sich, kadang pembaca mengapresisai tulisan dengan pemikiran subyektif mereka aja. Trus membangun character sang penulis dengan imajinasi mreka sndiri. Perkara image yg dibentuk pembaca beda ma character asli sang penulis ntu kan urusan laen. Makane kadang seorang pembaca bisa sangat menyukai sbuah tulisan sementara yg laen sangat membencinya...

Kalo menuruku sech bodok amat pembaca mo ngasih image ke aku, selama itu ga nggangu tentu kafilah akan berlalu.. cieeee...

Rosid Ridho
Rosid Ridho

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

5 comments:

  1. Bahasa sehari-hari tentunya(biasanya) berbeda dengan bahasa yg digunakan untuk ngeblog apalagi formal8-}

    ReplyDelete
  2. terserah aja sech ko,,,
    yg penting ber-ekspresi murni... :D

    ReplyDelete
  3. iyo
    mumpung masih bisa berkarya. asal tidak melewati batas aja sih.
    tapi jaman sekarang kebebasan selalu disalahartikan;))

    ReplyDelete
  4. Bahasa kan menunjukan bangsa. Kalo buat pribadi seh terserah aja. Tergantung tema postingnya juga dink....

    ReplyDelete
  5. ntu mas rawins, bener...

    tergantung penulisnya, jg,,, aku ga sebutin krn cuman mo nunjukin effect ke pembentukan character aja..... :D

    ReplyDelete

Web blog ini menerima semua comment, critic, caci maki, umpatan, bahkan penghina`an.
Karena kebebasan berpendapat juga telah di atur dalam undang-undang.