Operator dan Guru

Saya masih bekerja sebagai junior operator, mohon bimbingannya jika dirasa tulisan saya nanti masih banyak kekurangannya.

Operator, yang saya maksud di sini ntu mereka yang jagain warnet. Operator yang sering saya singkat Ope. Adalah saya sebagai salah satu dari mereka, yang bertemu dan bersikap manis ketika menyapa customer. Yah, memang terdengar seperti profesi yang lain. Tapi seorang operator saya pikir bisa merangkap banyak profesi dan mendapat pengalaman dari profesi yang dijalani. Terutama di tempat saya bekerja, sangatlah ditekankan memberi pelayanan yang maksimal pada customer.

Operator as a teacher.
Seorang operator harus sabar melayani dan memberi tahu segala macam ilmu pengetahuan tentang dunia Internet. Memang cabang ilmu yang dikuasai hanya sebatas dunia maya, tidak seperti guru tapi setidaknya cukup untuk menambah pengetahuan seseorang. Apalagi jika datang customer yang masih awam tentang dunia ini. Kesabaran mengarahkan langkah awal menjalankan pointer sangatlah diperlukan. Sangat dimengerti jika mereka banyak bertanya, dan ketekunan untuk mendampingi mereka adalah kunci utama.

Saya pribadi sering mangalami hal seperti ini. Ketika banyak pertanyaan yang memang belum dimengerti, saya harus bersabar.

Operator as a student.
Dari problem di atas, seorang operator di tuntut untuk terus belajar dan mengasah kemampuan tentang dunia internet. Haus akan sesuatu yang baru dan coba mencari jalannya sampai dapat. Bisa browsing sendiri, bertanya kepada teman dan banyak cara yang lain. Maka, luasnya jaringan perkenalan sangatlah dibutuhkan.

Operator seperti pelayan.
Ada kalanya seorang customer terlalu banyak meminta, dan seolah itu wajar. Jika dirasa permintaan mereka ga neko-neko, ya sepatutnya kita layani. Tapi jika sudah diluar batas kemampuan kita, sebisa mungkin ditolak dengan halus.



Rosid Ridho
Rosid Ridho

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

No comments:

Post a Comment

Web blog ini menerima semua comment, critic, caci maki, umpatan, bahkan penghina`an.
Karena kebebasan berpendapat juga telah di atur dalam undang-undang.